Cara Membuat Catatan Kaki

Cara Membuat Catatan Kaki Dari Berbagai Sumber Yang Tepat

Cara Membuat Catatan KakiBingung bagaimana cara membuat catatan kaki di Word? Mudah sekali. Kamu hanya perlu mengetahui unsur utamanya serta cara penulisannya.

Catatan kaki cukup penting peranannya dalam halaman karya ilmiah. Ini merupakan wujud terperinci mengenai informasi yang dapat ditelusuri oleh pembaca.

Kamu dapat menjumpainya di sejumlah karya ilmiah. Ketika kamu perhatikan, ada informasi atau keterangan tambahan yang memungkinkan kamu untuk memahami maksud yang sebenarnya.

Apa Itu Catatan Kaki?

Catatan kaki disebut juga dengan footnote. Istilah ini dipahami sebagai sebuah catatan yang ditulis tepat di bagian bawah dari halaman sebuah karya ilmiah.

Catatan tersebut memiliki keterkaitan dengan kalimat yang ditandai. Ini bisa menjadi sebuah rujukan yang menuntun pada sumber yang dikutip. Atau, bisa juga sebagai penjelas dari teks yang terdapat dalam halaman.

Footnote sendiri ditunjukkan dengan penulisan nomor penunjukan. Nomor ini akan berurutan per halaman ketika terdapat beberapa catatan yang dibuat.

Sebagai penjelas rujukan atau istilah, footnote harusnya dibuat dengan tepat. Terlebih, footnote ini ditulis dalam sebuah karya ilmiah. Makanya, penting bagi kamu yang ingin menyusun karya ilmiah untuk mempelajari cara membuat catatan kaki.

Fungsi dari Footnote

Penulisan dari catatan kaki ini memang tidak lepas dari fungsinya yang begitu penting bagi kekuatan karya yang ditulis. Secara umum, fungsi catatan kaki meliputi:

  1. Menjadi bukti yang menguatkan pernyataan dalam teks
  2. Menunjukkan adanya pengambilan dan peminjaman bahan yang ditulis dalam karya
  3. Memperluas pembahasan masalah yang berada di luar konteks
  4. Memberi petunjuk dari pembahasan yang pernah ditulis di halaman lainnya
  5. Menunjukkan referensi dari pernyataan yang ditulis dalam teks
  6. Menambah penjelasan tentang komentar penulis yang tidak ditulis langsung dalam tubuh teks
  7. Menunjukkan sumber lain yang isinya membicarakan tentang pembahasan yang sama seolah-olah membuat perbandingan

Unsur Unsur Catatan Kaki

Kamu dapat mengaplikasikan cara membuat catatan kaki dengan benar ketika memasukkan unsurnya secara menyeluruh. Unsur dari footnote sendiri terbagi menjadi empat bagian. Di antaranya sebagai berikut.

Identitas Penulis

Menunjukkan identitas dari kepemilikan karya tulis yang dirujuk menjadi unsur terpenting yang harus kamu sematkan. Kamu perlu menuliskannya ketika membuat footnote.

Baca juga : Cara Restore Windows 10

Identitas ini bisa mencakup nama pengarang atau penulis, editor hingga penerjemah dari karya tersebut. Nama tersebut harus ditulis lengkap tanpa menyertakan gelarnya.

Judul Buku/Karya Tulis

Judul dari buku yang dirujuk juga harus ditulis. Penulisan judulnya harus lengkap. Setiap huruf pertama diawali dengan huruf kapital, terkecuali kata depan dan kata sambung.

Tahun Penerbitan

Menuliskan tahun penerbitan dari karya yang dirujuk juga diperlukan. Pasalnya, ini menjadi referensi yang menjadi bukti kuat. Bahkan, memungkinkan pembaca untuk menelusurinya.

Nomor Halaman

Kamu juga perlu menunjukkan nomor halaman yang memberikan penjelasan atas pernyataan yang kamu tulis dalam sebuah karya tulis. Untuk penulisannya, nomor halaman disingkat menjadi Hal yang nantinya diikuti dengan nomor halaman.

Cara Membuat Catatan Kaki di Ms Word

Pada dasarnya, cara membuat catatan kaki ini sangat mudah. Kamu hanya perlu menyeleksi teks yang ingin diberi catatan kaki. Setelah itu, tinggal manfaatkan fitur yang terdapat dalam Ms Word. Kemudian, tulis sesuai dengan kaidah penulisan footnote.

Secara garis besar, langkahnya diawali dengan meletakkan kursor persis pada kalimat atau kata yang ingin diberi penjelasan footnote. Setelah itu, tekan menu References yang terdapat pada barisan menu Ms Word.

Pada kelompok sub menu footnote, kamu akan menjumpai beberapa opsi. Kamu tinggal memilih AB 1 Insert Footnote untuk memulainya. Sisanya, kamu tinggal menulis catatan kaki sesuai dengan metode penulisannya.

Cara Menulis Catatan Kaki Dari Berbagai Sumber

Setelah mengetahui cara membuat catatan kaki secara teknis di Ms Word, selanjutnya kamu perlu memahami bagaimana penulisannya. Berikut ini metode penulisannya berdasarkan sumber yang diambil.

Menulis Footnote dari Buku

Penulisan catatan kaki yang diambil dari buku ini memiliki struktur tersendiri. Kamu perlu mengetahuinya agar tidak salah menuliskannya.

Susunan penulisannya adalah nomor footnote Nama Pengarang Buku, Judul Buku (Kota Penerbit: Nama Penerbit, Tahun Penerbitan) hal. Nomor halaman.

Baca juga : Cara Mengurutkan Data Di Excel

Nama pengarang ditulis lengkap tanpa dibalik. Bila ada 2 pengarang, penulisannya adalah nama pengarang 1 dan pengarang 2. Tetapi bila 3 atau lebih, cukup nama pengarang dkk.

Untuk judul buku perlu ditulis dengan cetak miring. Tentunya dituliskan dengan awalan setiap kata dengan huruf kapital kecuali kata depan dan sambung.

Menulis Footnote dari Jurnal

Penulisan footnote dari jurnal ini pun mirip dengan penulisannya dari sumber buku. Judulnya tetap dicetak miring. Hanya saja, susunannya yang agak berbeda.

Susunan penulisannya mengikuti format nomor kutipan nama penulis, “judul artikel yang dicetak miring”, nama jurnal atau pun majalah beserta volume hingga nomornya, tahun terbit, nomor halaman.

Menulis Footnote dari Internet/Wikipedia

Terkadang, ada pula sumber yang didapatkan dari internet seperti Wikipedia atau situs terpercaya lainnya. Lantas, bagaimana cara membuat catatan kaki yang sesuai dengan sumber tersebut?

Susunannya jadi lebih simpel. Formatnya adalah nomor kutipan author, “judul artikel yang dicetak miring” (url website, tanggal akses, waktu/pukul berapa)

Ketika membuatnya, perhatikan susunannya. Perhatikan pula tanda baca seperti peletakan koma, tanda kurung hingga tanda petik. Semuanya dibutuhkan agar penulisannya dinilai sesuai dengan kaidah.

Ketentuan Penulisan Footnote

Perlu diketahui jika kamu sedang ingin menulis catatan kaki, penulisannya akan diterima ketika sesuai dengan ketentuan. Penulisannya sedikit berbeda dari badan teks. Secara umum, ketentuan penulisannya sebagai berikut.

  • Letak catatan kaki berada di bawah halaman yang dipisahkan oleh garis panjang
  • Penulisan menggunakan spasi 1
  • Harus diberi nomor
  • Dibuat seperti margin teks ketika jumlah catatan kaki lebih dari satu baris
  • Jarak antar nomor sesuai dengan jarak spasi teks
  • Jarak dari baris terakhir footnote sekitar 3 cm dari tepian bawah halaman
  • Footnote harus disederhanakan atau tidak kepanjangan sampai ke halaman selanjutnya
  • Footnote yang mengacu sumber yang sama di dua nomor berurutan cukup dicantumkan Ibid pada nomor terakhir
  • Jika sumbernya sama tapi nomornya tidak berurutan, penulisannya cukup dicantumkan Cit
  • Penulisan nama pengarang lengkap dan tidak dibalik
  • Nama pengarang buku dan majalah ditulis semua
  • Bila pengarangnya lebih dari 3 orang, penulisannya hanya nama pengarang pertama yang diikuti dengan dkk atau pun al
  • Gelar tidak perlu ditulis, terkecuali untuk gela kebangsawanan yang sudah menjadi bagian dari nama pengarang

Untuk memudahkan dalam penulisan, kamu perlu sering membaca karya tulis. Kemudian, identifikasi mengenai sumbernya dan perhatikan susunan penulisannya.

Setelah itu, kamu bisa berlatih dengan bekal pemahaman atas cara membuat catatan kaki di atas. Dengan begitu, kamu akan mahir untuk membuat dan menulisnya dengan susunan yang tepat.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top