Ide Bisnis Franchise Makanan

Mau Menggeluti Ide Bisnis Franchise Makanan, Begini Kiat Suksesnya!

Ide Bisnis Franchise MakananApa kamu salah satu orang yang tertarik untuk bisnis kuliner? Jika iya, bisa jadi beberapa ide bisnis franchise makanan berikut ini pernah masuk ke dalam daftar incaran yang kamu buat. 

Ya, siapa sih yang tidak tergiur dengan pesona keuntungan yang ditawarkan dari bisnis kuliner? Rasanya jual beli makanan dan minuman seperti tak pernah salah. Selalu ada peluang untuk ide bisnis ini. Tapi apakah itu valid? 

Semua bisnis tentu memiliki risiko. Apalagi yang berhubungan dengan makanan dan minuman. Meskipun ide bisnis ini terbilang cukup menjanjikan. Tapi jika penjualannya tidak lancar, tentu bisa menjadi boomerang.

Bahan makanan yang tersimpan dalam jangka waktu yang panjang menjadi tidak fresh lagi. Ini akan berdampak pada kualitas makanan yang dijual. 

Untuk meminimalisir risiko tersebut, ada beberapa trik jitu yang bisa dilakukan. Jika kamu sudah memilih salah satu ide bisnis franchise makanan, kamu bisa mencoba tips dan trik berikut ini. 

Memilih Jenis Makanan Atau Minuman Yang Memiliki Pangsa Pasar Luas

Ide Bisnis Franchise Makanan
Ide Bisnis Franchise Makanan

Franchise atau waralaba merupakan salah satu cabang bisnis yang mulai banyak dilirik akhir-akhir ini. Secara umum waralaba atau franchise memiliki makna keuntungan yang lebih luas. Tak heran jika banyak pengusaha yang sukses dengan bisnis ini. 

Ide bisnis franchise makanan sudah banyak dilakukan sejak lama. Bahkan beberapa brand raksasa seperti KFC, Pizzahut dan beberapa merk besar lainnya sudah menerapkan metode ini. 

Akan tetapi besarnya brand tersebut tak bisa dijangkau oleh kebanyakan orang. Dari situ, mulai banyak brand-brand lain yang lahir yang lebih mudah diajak kerja sama. 

Memilih jenis makanan untuk usaha komersil memang tak sepenuhnya mudah. Setidaknya  selera lidah masyarakat yang tak jauh berbeda membuat semua menjadi lebih sederhana. Ada beberapa jenis makanan yang terbilang sukses membuat masyarakat jatuh cinta. Apa saja jenisnya?

  • Ayam Goreng Renyah

Masyarakat Indonesia adalah penikmat sajian ayam goreng. Rasanya semua jenis ayam goreng pasti cocok dengan lidah masyarakat. Tak heran, jika Ayam Goreng Renyah layak masuk ke dalam daftar bisnis franchise nomer satu di Indonesia. 

Sebetulnya jenis makanan ini bukan yang baru dikenal oleh masyarakat. Namun seiring berjalannya waktu, ada banyak inovasi yang telah dilakukan oleh brand-brand lokal. Tak sekedar menyajikan ayam goreng renyah dengan saos. Beberapa Brand sudah pakem dengan karakternya masing-masing. Mereka meningkatkan rasa dan kualitas dengan menggabungkan ayam goreng renyah dan sambel khas nusantara. Beberapa brand lain juga berani memadukan ayam goreng renyah dengan bumbu khas korea, jepang dan keju. 

Baca juga : Macam Investasi Jangka Panjang

  • Kebab dan Burger

Meskipun bukan jenis masakah asli Indonesia, namun nyatanya Kebab dan Burger menjadi dua sajian lezat yang digemari di  negeri ini. Dulu, tak semua masyarakat bisa menikmati kebab dan burger. Selain karena harganya yang mahal, jenis makanan ini hanya bisa ditemui di kota-kota besar. 

Namun, sekarang kedua kudapan ini sudah lebih mudah ditemui. Harganya juga sudah lebih terjangkau. Dengan rasa yang tak kalah lezat.

Jika ditanya siapa pangsa pasar yang dibidik oleh bisnis makanan ini? Maka anak-anak dan generasi muda adalah konsumen terbesarnya. Jadi rasanya menu kebab dan burger bisa menjadi pilihan ide bisnis franchise makanan yang menjanjikan. 

  • Minuman Teh dan Kopi Kekinian

Sepuluh tahun terakhir menjadi tahun kejayaan ‘Teh dan Kopi Kekinian”. Lapak-lapak yang menjual berbagai merk dagang waralaba teh dan kopi sudah sangat mudah ditemui. Harga jualnya mulai dari belasan ribu rupiah saja. Ada banyak inovasi rasa yang menarik untuk dicoba. 

Teh dan kopi kini naik kelas. Perpaduan antara krim, aroma rasa yang bervariasi dan berbagai topping membuat minuman ini digandrungi oleh anak muda. Konsumennya sudah sangat jelas. Sehingga bisnis minuman ini bisa kamu coba juga lho. 

Jangan Ragu Untuk Adu Strategi Marketing Dengan ‘Lawan’

Setiap ide bisnis franchise makanan memiliki peluang yang menjanjikan. Namun pada akhirnya semua itu tak lepas dari manajemen dan strategi marketing. 

Jangan takut memiliki pesaing dalam bisnis. Bisnis apa pun pasti akan dibayang-bayangi oleh pelaku bisnis serupa yang lain. Jadi jangan ragu untuk adu strategi dalam pemasaran. 

Dalam sebuah bisnis, pemasaran atau marketing adalah pintu dan jendela. Semakin banyak pintu dan jendela yang dibuka, maka kemungkinan orang lain untuk melihat dan masuk akan semakin terbuka. Dan pemasaran sebuah produk sangat penting. 

Dalam bisnis franchise, brand franchisor akan menyediakan fasilitas pemasaran. Baik itu berupa pemasaran offline maupun online. 

Maka manfaatkan fasilitas itu dengan sebaik-baiknya. Selebihnya lakukan terobosan baru. Contohnya dengan masuk ke berbagai komunitas. 

Strategi pemasaran yang paling efektif adalah dengan mengikuti event-event tertentu. Apalagi jika event tersebut berkaitan dengan kuliner. Dengan begitu kamu bisa memperkenalkan produk yang kamu jual dengan lebih mudah. 

Baca juga : Investasi Jangka Pendek

Pilih Lokasi Jualan Yang Mudah Dijangkau

Sudah memiliki produk yang baik dan strategi pemasaran yang jitu, yang kamu butuhkan selanjutnya adalah memilih lokasi penjualan yang strategis. Sesuaikan lokasi penjualan dengan konsumen yang kamu tuju. 

Misalkan, kamu menjual makanan kekinian, usahakan lokasi berjualan yang kamu pilih dekat dengan sekolah, fasilitas umum, pusat perbelanjaan dan sebagainya. 

Hal lain yang perlu diingat berkaitan dengan lokasi penjualan adalah tempat ramai tak selalu menjanjikan dagangan kamu laris. Jika lokasi tempat kamu berjualan tak sesuai dengan target pasar yang kamu tuju, rasanya kemungkinan untuk laris akan lebih kecil. 

Namun biasanya brand franchise akan memberikan arahan dalam menentukan lokasi penjualan. Karena ini termasuk dalam pelayanan dari franchisor. 

Kenali Profil Brand Dengan Baik

‘Tak Kenal Maka Tak Sayang’. Istilah ini mungkin sangat tepat. Sebelum kamu menentukan ingin menjadi mitra franchise sebuah produk makanan, baiknya kamu kenali profil brand dengan baik. Kamu pasti bisa menilai. Produk tersebut apakah memiliki peluang yang baik atau tidak. 

Tak ada yang lebih baik dari menjual apa yang kamu bisa nikmati. Begitu pula jika ingin menjual makanan dan minuman. Sebelum kamu menjualnya ke orang lain, pastikan dulu. Rasa dari makanan dan minuman yang ingin kamu jual itu enak. 

Hal berikutnya yang harus dipertimbangkan adalah harga jual. Apakah harga jual dari produk franchise tersebut masuk ke kriteria target pasar yang kamu tuju? 

Mahal dan murah adalah hal yang relatif. Namun  setiap lokasi penjualan memiliki standar harga yang berbeda-beda. Meskipun rasa yang kamu bawa sangat enak, jika harga yang ditawarkan tak sesuai dengan target pasar yang kamu tuju, maka akan sulit berjalan. 

Yang terakhir, lakukan komunikasi secara intens dengan franchisor. Tanyakan secara detail tentang kontrak kerja, strategi marketing, pembelian bahan baku dan sejenisnya. 

Memilih ide bisnis franchise makanan memang sedikit lebih rumit. Sebelum menjatuhkan pilihan, kamu harus tahu betul reputasi franchisor. Semakin ditunggu kehadiran produk tersebut  di kota kamu, maka peluang kesuksesannya tentu akan lebih besar.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top