Macam Investasi Jangka Panjang

Inilah Macam Investasi Jangka Panjang Yang Menguntungkan Untuk Masa Depan

Macam Investasi Jangka PanjangSelain menabung, ada beberapa macam investasi jangka panjang yang bisa mulai dilakukan oleh anak muda produktif. Seiring berjalannya waktu, usia juga pasti akan bertambah. Apa yang sudah kamu persiapkan untuk masa depan? 

Salah satu hal perlu dilakukan sedini mungkin adalah investasi. Tak ada waktu yang paling tepat untuk memulainya. Saat kamu sudah menghasilkan uang sendiri, saat itulah kamu sudah harus mulai investasi. 

Investasi harus dengan modal yang besar? Tentu saja tidak. Saat ini sudah banyak sekali instrumen investasi yang bisa dimulai dengan nominal yang kecil. Investasi dengan modal minimal semacam ini bisa menjadi langkah awal untuk maju. 

Anggap saja, kamu mulai belajar investasi. Setelah mengetahui pola yang cocok, maka kamu sudah bisa mempertimbangkan jenis atau macam investasi jangka panjang dengan skala yang lebih besar. 

Investasi Jangka Panjang Untuk Menyelamatkan Masa Depan

Macam Investasi Jangka Panjang
Macam Investasi Jangka Panjang

Bijak dalam mengelola keuangan harus dimulai di usia muda. Sehingga di masa tua nanti kamu masih bisa menikmati hidup yang layak. Tak jauh berbeda seperti saat masih muda. 

Menabung banyak dipilih untuk mengantisipasi kebutuhan keuangan dimasa yang akan datang. Tentu tidak ada yang salah. Tapi ada instrumen keuangan lain yang menjanjikan keuntungan lebih besar yaitu investasi. 

Investasi adalah perpindahan modal atau uang ke dalam bentuk instrumen keuangan lain atau aset tertentu dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Keuntungan dari investasi dapat diambil dalam tempo yang sudah ditentukan. 

Jika ditilik berdasarkan waktunya, investasi dapat dibedakan menjadi dua macam. Yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Dikatakan masuk ke dalam investasi jangka pendek ketika keuntungan dari modal awal investasi sudah dapat diambil atau dinikmati dalam waktu 6 bulan hingga 1-2 tahun saja. 

Sedangkan investasi jangka panjang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat menikmati keuntungan yang diinginkan. Setidaknya sampa kurun waktu 5-10 tahun, atau bahkan lebih. 

Untuk mengantisipasi kehidupan di masa tua, macam investasi jangka panjang bisa menjadi pilihan yang paling tepat. Tak semua orang sudah memikirkan kehidupan masa tua. Karena dirasa masih sangat lama. 

Namun, mengingat tak semua orang memiliki dana pensiun yang dijamin oleh pemerintah atau perusahaan, maka investasi adalah solusi. Agar saat tua nanti, sudah tak perlu repot bekerja keras lagi. Karena semua sudah disiapkan jauh-jauh hari. 

Mulai Investasi dengan Bijaksana Dalam Mengelola Keuangan 

Berapa banyak anak muda yang sudah bijak dalam mengelola keuangan? Dengan kehidupan glamor yang banyak dipertontonkan, sepertinya lebih banyak anak muda yang ingin menikmati masa muda dengan foya-foya. 

Menggunakan barang-barang mahal yang sedang trend sudah bukan hal yang asing lagi. Padahal belum ada dana khusus yang disisihkan untuk dana darurat dan masa depan.

Baca juga : Investasi Jangka Pendek

Orang yang akrab dengan kehidupan glamor namun belum kuat dalam keuangan akan sangat rentan dengan hutang. Mungkin cicilan yang dipotong dari gaji setiap bulan tak terasa memberatkan saat ini. 

Namun jika mau menghitung ulang dengan cermat, bukankan cicilan tersebut akan lebih baik untuk investasi? Yang mana akan memberikan keuntungan di masa depan. 

Hal yang paling mendasar sebelum investasi adalah mengatur pola pikir. Ingat, bahwa investasi adalah tujuan jangka panjang. 

Jangan berpikir akan mendapatkan hasil yang besar dalam waktu singkat. Atau akan rugi mengeluarkan sejumlah uang yang hasilnya masih akan diterima beberapa tahun lagi. Pastikan uang yang akan digunakan untuk investasi tidak akan mengganggu kebutuhan primer kamu. 

Saat masih muda dan produktif adalah waktu yang tepat bagi kamu untuk merintis dan mengembangkan karir.  Hasil yang diperoleh harus disisihkan sebagian untuk modal investasi. Untuk ini dibutuhkan kedisiplinan dan hemat. Kedua hal tersebut akan membuat kamu terhindar dari pengeluaran yang tidak penting. 

Macam Investasi Jangka Panjang Untuk Generasi Milenial

Sebelum mulai investasi, ingat selalu tujuan awalnya. Investasi untuk masa depan. Jangkauan waktu yang jauh ke depan ini menjadi patokan utama. Agar tak tergiur dengan iming-iming keuntungan instan. 

Memang betul, ada bentuk investasi yang menjanjikan keuntungan dalam waktu yang cepat. Namun, keuntungan besar itu juga beriringan dengan risiko yang tak kalah besarnya pula. 

Lebih baik berjalan pelan namun pasti sampai tujuan. Dari pada berlari tergesa-gesa namun  celaka di tengah jalan. 

Generasi milenial yang sudah menghasilkan uang sendiri memiliki banyak pilihan investasi. Tiga macam investasi jangka panjang yang bisa dipilih adalah property, logam mulia dan dana pensiun. 

Property dan logam mulia memiliki harga yang cenderung stabil. Bahkan terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Sehingga sangat cocok untuk investasi jangka panjang. Sedangkan Dana Pensiun sangat cocok bagi kamu yang bekerja di perusahaan swasta atau berwira usaha. 

Logam mulia adalah salah satu aset yang memiliki nilai jual tinggi. Jenis logam mulia yang banyak dipilih untuk dijadikan investasi adalah emas batangan. Investasi dalam bentuk logam mulia bisa dikatakan liquid. 

Atau istilah sederhana yang banyak dipahami adalah mudah dicairkan dalam bentuk uang. Jadi jika sewaktu-waktu dibutuhkan bisa dijual kembali. Namun semakin lama disimpan maka harganya akan terus menjulang tinggi. 

Baca juga : Pengertian Amnesti Pajak

Investasi di bidang Property juga tak pernah salah. Tanah, sawah atau pekarangan memiliki nilai jual yang meningkat secara signifikan. 

Apalagi jika letaknya strategis. Lahan kosong yang lokasinya dekat dengan pusat kota harganya bisa meningkat hingga dua kali lipat dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun. Tak jauh beda dengan yang lokasinya dekat dengan tempat wisata. 

Jenis property lain seperti rumah dan apartemen juga bisa menjadi pilihan dari macam investasi jangka panjang yang tepat. Tak hanya untuk masa depan. Rumah dan apartemen bisa memberikan passive income bagi pemiliknya apabila disewakan.

Bagaimana dengan Dana pensiun? Nah, ini bisa disebut dengan investasi dalam bentuk proteksi. Semua orang membutuhkan dana pensiun agar bisa mandiri secara finansial di masa tua.

Ada banyak lembaga asuransi yang memiliki fasilitas ini. Besaran dana yang akan diperoleh nanti akan disesuaikan dengan besaran dana yang disetor setiap bulannya. 

Dana pensiun berbeda dengan tabungan biasa. Dana yang sudah dialokasikan untuk dana pensiun hanya dapat dicairkan di waktu yang sudah ditentukan sejak awal. Bunga yang diperoleh pun jauh lebih besar dari pada bunga tabungan biasa. 

Kesimpulan

Setiap orang memiliki kebutuhan hidup yang berbeda. Kamu dan temanmu tentu memiliki prioritas hidup yang tak sama. Tapi pasti sama-sama ini masa tua nanti bahagia, bukan? 

Untuk itu, mulailah untuk mengenali dirimu sendiri dan kebutuhanmu. Baik untuk sekarang dan di masa yang akan datang. Ingat ya, KEBUTUHAN. 

Setelah kamu tahu kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi, langkah selanjutnya adalah menyusun rencana jangka panjang. Nah, kamu bisa mulai menghitung. Kira-kira berapa dana yang kamu butuhkan untuk memenuhi kebutuhan. Sisa dari dana untuk kebutuhan primer tersebut bisa kamu gunakan untuk investasi. 

Dari sekian banyak macam investasi jangka panjang, kamu bisa memilih instrumen investasi yang kamu rasa paling cocok buat kamu. Jangan ikut-ikutan orang lain. Karena yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk kamu.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top